Sambung Susu Solusi Perbonsaian

 

 
 
Sambung susu adalah salah satu cara bagi para pemrogram bonsai untuk memanipulasi tanaman sesuai keunggulan masing-masing tanaman. Umumnya bagian utama batang memiliki kelebihan diantaranya banyak tersedia di alam, memiliki tingkat pertumbuhan yang cepat dalam artian cepat besar jika dibudidaya, memiliki karakter akar yang kebanyakan bagus dalam seni bonsai. Pada bagian yang disusukan biasanya memiliki kelebihan diantaranya memiliki tingkat kerapatan cabang yang baik, susunan daun yang lebih rapat dan mudah diproses menjadi lebih kecil.

Pada dasarnya sambung susu memiliki tujuan yang sama dengan proses sambung pada umumnya atau sering disebut okulasi. Perbedaannya adalah sambung susu menggunakan bagian atas dari tanaman yang hidup (berupa bibit yang tumbuh dalam media tanam - hidup secara mandiri) yang kemudian disisipkan pada bagian bawah atau batang utama sampai lengket / menyatu. Disaat sudah menyatu sempurna, bagian batang susuan yang berada dibawah sisipan dipotong sehingga tinggal bagian ujung yang telah menempel pada batang utama. Sedangkan dalam okulasi, yang ditempelkan adalah potongan dari ujung tanaman lain yang ingin disambungkan / disisipkan.

Banyak contoh tanaman yang diproses menjadi bonsai melalui proses susu ini diantaranya:
1. Pohon Iprik dengan Pohon Elegan
2. Pohon Wahong dengan Pohon Sancang
3. Pohon Mentaos dengan Pohon Anting Putri

Komentar